“Narisaa.....!! Sudah berapa hari kamu
bermalas-malasan seperti itu?! Harusnya kamu cepat lipat selimut, lalu bereskan
kertas-kertas gambarmu! Dan kunjungi kamar mandimu yang dipenuhi serangga
menjijikkan!! Setidaknya kamu mandi matahari untuk mengusir malasmu.. Cepat
sanaa!!”
Dia
Bu Salma, seorang paruh baya yang melahirkanku 16, bukan... bukan 16 tapi TUJUH
BELAS tahun silam. Beliau selalu bernyanyi merdu seperti itu setiap hari. Aku
selalu dibohonginya, mengatakan kamar mandiku penuh serangga. Kuberi tahu pada
kalian! Kamar mandiku hanya ada beberapa kecoa kecil. Bukan penuh serangga yang
dibilangnya setiap jam 06.00 pagi.